Intinya
- Lingkaran hijau: obat bebas. Boleh dibeli tanpa resep.
- Lingkaran biru: obat bebas terbatas. Tanpa resep, tetapi baca tanda peringatannya.
- Lingkaran merah berhuruf K: obat keras. Hanya dengan resep dokter.
- Warna logo bukan tanda obat lebih kuat atau lebih lemah.
Pernahkah Anda memperhatikan lingkaran kecil berwarna di kemasan obat? Itu logo golongan obat. Logo ini memberi tahu dua hal: bagaimana obat boleh diperoleh, dan seberapa hati-hati obat itu harus digunakan.
Tiga logo yang paling sering ditemui
| Logo | Golongan | Di mana diperoleh | Yang perlu diingat |
|---|---|---|---|
| Hijau | Obat bebas | Apotek, toko obat berizin, dan toko atau warung | Tetap baca aturan pakai di kemasan. |
| Biru | Obat bebas terbatas | Apotek dan toko obat berizin | Baca tanda peringatan di kemasan. |
| Merah, huruf K | Obat keras | Apotek, dengan resep dokter | Jangan dibeli atau diminum tanpa resep. |
Apa arti kotak peringatan di obat berlogo biru?
Obat bebas terbatas memiliki kotak kecil bertuliskan P. No. 1 sampai P. No. 6. Isinya peringatan, misalnya "Hanya untuk kumur, jangan ditelan" atau "Hanya untuk bagian luar dari badan". Kotak ini wajib Anda baca sebelum memakai obat.
Yang perlu diingat
- Logo menunjukkan golongan dan cara memperoleh obat, bukan kekuatan obat.
- Obat bebas pun tetap obat. Pakai sesuai aturan.
- Antibiotik yang diminum termasuk obat keras. Tidak boleh dibeli tanpa resep.
Sumber informasi
- Buku Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)
Kementerian Kesehatan RI (Ditjen Farmalkes) · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
- Situs resmi Badan POM RI
Badan POM RI · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
Lingkaran hijau pada kemasan obat menandakan golongan apa?
