Tanya Apoteker
Tanyakan hal umum tentang penggunaan obat.
Layanan tersedia lewat WhatsApp
Jam layanan: Senin-Sabtu : 08.00-14.30
Bukan untuk keadaan darurat
Layanan ini bukan sarana penanganan kegawatdaruratan. Jika ada tanda bahaya, segera ke IGD atau fasilitas kesehatan terdekat. Contoh tanda bahaya: sesak napas, bengkak di wajah atau bibir, kejang, atau pingsan.
Yang bisa ditanyakan
- Cara memakai atau menyimpan obat
- Arti aturan pakai di etiket
- Hal yang perlu diperhatikan saat obat dipakai bersama jamu atau suplemen
- Pertanyaan umum seputar efek samping
Layanan ini tidak memberi diagnosis, resep, atau dosis pribadi, dan tidak menyarankan berhenti dari obat resep Anda.
Jangan menulis nama lengkap, NIK, atau nomor BPJS. Apoteker akan meminta informasi yang diperlukan.
Pesan yang akan dikirim:
Halo apoteker, saya ingin bertanya tentang: Cara memakai obat.
Cek dulu, mungkin sudah terjawab
Bolehkah membeli antibiotik tanpa resep?
Tidak. Antibiotik yang diminum termasuk obat keras dan hanya dengan resep dokter. Pemakaian yang tidak tepat dapat membuat kuman kebal.
Baca selengkapnyaObat saya sudah lewat tanggal kedaluwarsa, masih boleh dipakai?
Jangan dipakai walau tampak normal. Buang dengan cara yang benar dan jangan diberikan kepada orang lain.
Baca selengkapnyaSaya lupa minum obat. Apa yang harus dilakukan?
Jangan menggandakan dosis. Baca petunjuk pada kemasan atau tanyakan apoteker untuk obat Anda.
Baca selengkapnyaBolehkah minum obat bersamaan dengan jamu atau suplemen?
Jamu dan suplemen dapat memengaruhi kerja obat. Sebutkan semua yang Anda minum saat bertanya, dan periksa izin edar produknya.
Baca selengkapnyaBagaimana menyimpan obat setelah dibuka?
Catat tanggal pertama dibuka dan ikuti keterangan di etiket. Sebagian obat punya masa pakai lebih singkat setelah dibuka.
Baca selengkapnyaObat apa yang aman untuk ibu hamil?
Jawabannya bergantung pada kondisi dan obatnya. PIONIR tidak menyebut nama obat tertentu. Tanyakan dokter, bidan, atau apoteker sebelum minum apa pun.
Baca selengkapnya