Intinya
- Antibiotik melawan bakteri, bukan virus.
- Flu, pilek, dan sebagian besar batuk disebabkan virus.
- Antibiotik adalah obat keras: hanya dengan resep dokter.
- Jangan menyimpan sisa antibiotik atau berbagi dengan orang lain.
Apa itu antibiotik?
Antibiotik adalah obat untuk infeksi bakteri. Obat ini membunuh bakteri atau menghambat pertumbuhannya.
Bakteri dan virus itu berbeda
| Penyebab | Contoh penyakit | Apakah antibiotik membantu? |
|---|---|---|
| Bakteri | Tuberkulosis (TBC), demam tifoid, sebagian infeksi saluran kemih, sebagian radang paru | Bisa, bila dokter menilai perlu |
| Virus | Flu, pilek, sebagian besar batuk dan radang tenggorokan, COVID-19, campak, demam berdarah dengue | Tidak |
Hanya dokter yang dapat menilai penyebab keluhan Anda. Karena itu, jangan memutuskan sendiri apakah perlu antibiotik.
Mengapa harus dengan resep?
Antibiotik adalah obat keras. Jenis, dosis, dan lama pemakaiannya berbeda untuk tiap infeksi dan tiap orang. Pemakaian yang tidak tepat dapat membuat kuman menjadi kebal.
Hal yang perlu dihindari
- Meminta antibiotik saat flu atau batuk pilek.
- Membeli antibiotik tanpa resep.
- Memakai sisa antibiotik dari sakit sebelumnya.
- Berbagi antibiotik dengan keluarga atau teman. Keluhan yang tampak sama belum tentu penyebabnya sama.
- Berhenti atau memperpanjang pemakaian sendiri.
Sumber informasi
- Antimicrobial resistance (lembar fakta)
World Health Organization · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
- Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik
Kementerian Kesehatan RI · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
- Buku Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)
Kementerian Kesehatan RI (Ditjen Farmalkes) · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
Antibiotik digunakan untuk infeksi yang disebabkan oleh apa?
