Intinya
- Obat generik dan bermerek yang setara memakai zat aktif yang sama.
- Harga generik umumnya lebih murah.
- Mutu obat diawasi BPOM.
- Jangan minum obat generik dan bermerek berzat aktif sama bersamaan.
Banyak orang mengira obat generik "lebih lemah" karena harganya lebih murah. Benarkah? Mari kita lihat.
Apa itu obat generik?
Obat generik dipasarkan dengan nama zat aktifnya, misalnya "amlodipin". Obat bermerek membawa nama dagang dari produsen. Di Indonesia dikenal tiga jenis: obat paten, obat generik bermerek, dan obat generik berlogo.
Apa yang sama, apa yang beda?
| Hal | Obat generik | Obat bermerek |
|---|---|---|
| Zat aktif | Sama | Sama |
| Kekuatan dan bentuk sediaan | Setara | Setara |
| Harga | Umumnya lebih murah | Umumnya lebih mahal |
| Warna, bentuk, rasa, kemasan | Bisa berbeda | Bisa berbeda |
| Pengawasan mutu | BPOM | BPOM |
Harga generik lebih murah antara lain karena produsen tidak menanggung biaya penelitian awal dan promosi besar-besaran.
Bolehkah minta diganti?
Tanyakan kepada dokter atau apoteker. Mereka dapat memastikan penggantinya setara dan sesuai kebutuhan Anda.
Sumber informasi
- Generic Drug Facts
U.S. Food and Drug Administration · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
- Situs resmi Badan POM RI
Badan POM RI · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
Mana pernyataan yang benar tentang obat generik dan obat bermerek dengan zat aktif sama?
