PIONIR OBAT, Sahabat Cerdas Penggunaan Obat

Obat Generik dan Obat Bermerek: Apa Bedanya?

Banyak orang mengira obat generik lebih lemah karena murah. Benarkah? Ini perbedaan dan persamaannya.

1 menit bacaDiperbarui 28 Oktober 2026

Ditinjau apoteker: apt. Siti Mardhiyah, S.Farm.
Kartu gambar

Intinya

  • Obat generik dan bermerek yang setara memakai zat aktif yang sama.
  • Harga generik umumnya lebih murah.
  • Mutu obat diawasi BPOM.
  • Jangan minum obat generik dan bermerek berzat aktif sama bersamaan.

Banyak orang mengira obat generik "lebih lemah" karena harganya lebih murah. Benarkah? Mari kita lihat.

Apa itu obat generik?

Obat generik dipasarkan dengan nama zat aktifnya, misalnya "amlodipin". Obat bermerek membawa nama dagang dari produsen. Di Indonesia dikenal tiga jenis: obat paten, obat generik bermerek, dan obat generik berlogo.

Apa yang sama, apa yang beda?

HalObat generikObat bermerek
Zat aktifSamaSama
Kekuatan dan bentuk sediaanSetaraSetara
HargaUmumnya lebih murahUmumnya lebih mahal
Warna, bentuk, rasa, kemasanBisa berbedaBisa berbeda
Pengawasan mutuBPOMBPOM

Harga generik lebih murah antara lain karena produsen tidak menanggung biaya penelitian awal dan promosi besar-besaran.

Bolehkah minta diganti?

Tanyakan kepada dokter atau apoteker. Mereka dapat memastikan penggantinya setara dan sesuai kebutuhan Anda.

Informasi ini bertujuan untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Sumber informasi

Sudah paham? Coba satu pertanyaan.

Mana pernyataan yang benar tentang obat generik dan obat bermerek dengan zat aktif sama?

Bacaan terkait