Ditinjau apoteker: apt. Siti Mardhiyah, S.Farm.
Intinya
- Takaran obat anak ditentukan dokter atau apoteker. Jangan menebak.
- Jangan memberi obat dewasa kepada anak.
- Gunakan pipet atau sendok takar, bukan sendok makan.
- Simpan obat di tempat yang tidak terjangkau anak.
Tubuh anak berbeda dari orang dewasa. Karena itu, takaran obat anak dihitung khusus, biasanya berdasarkan usia atau berat badan. Materi ini tidak memuat dosis. Selalu tanyakan dokter atau apoteker.
Hal penting saat memberi obat anak
- 1Tanyakan takarannyaPastikan Anda tahu jumlah, jam, dan lama pemberian dari dokter atau apoteker.
- 2Gunakan alat takarPakai pipet atau sendok takar yang disertakan. Jangan pakai sendok makan.
- 3Beri dengan amanPosisikan anak duduk atau setengah duduk. Jangan memaksa saat anak menangis atau berbaring karena bisa tersedak.
- 4Pastikan semua terminumBila dicampur makanan atau minuman, pakai sedikit saja agar seluruhnya tertelan. Tanyakan dulu apakah obat boleh dicampur.
- 5CatatCatat jam pemberian agar tidak ganda, terutama bila beberapa anggota keluarga ikut merawat.
Informasi ini bertujuan untuk edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dengan dokter atau apoteker.
Sumber informasi
- Medication Without Harm — Global Patient Safety Challenge
World Health Organization · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
- Buku Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat)
Kementerian Kesehatan RI (Ditjen Farmalkes) · tautan diperiksa dapat dibuka pada 28 Oktober 2026
Sudah selesai membaca. Mau lanjut ke bacaan berikutnya?
Lanjut: Cara Minum Tablet, Kapsul, dan Obat Cair 